Tentang Nikah

Posted By Darlin on Mar 19, 2012 | 6:55 PM

█ Anjuran utk menikah & tdk m'bujang
¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯
".. nikahkanlah orang² yg sendirian di antara kamu & orang² yg layak (nikah) dr hamba² sahayamu yg laki² & perempuan. Jk mrk miskin Allah akan memampukan mrk dgn karunia-Nya... [An-Nur: 32]
-------------------------------------------------------
"Brgsiapa MENIKAH, mk ia tlh melengkapi separuh dr agamanya. Dan hendaklah ia b'taqwa kpd Allah dlm memelihara yg separuhnya lg" [HR Thabrani & Hakim]
-------------------------------------------------------
"Ada 3 gol manusia yg b'hak Allah tolong: s'org mujahid fi sabilillah, s'org hamba yg menebus dirinya untk merdeka, & s'org yg MENIKAH krna ingin memelihara kehormatanny" [HR. Ahmad, Nasa'i, Tirmidzi, Ibnu Majah & Hakim]
-------------------------------------------------------
Ibnu Mas'ud b'kata: "Jk umurku tinggal 10 hr lg, sungguh aku lebih suka MENIKAH drpd aku menemui Allah sbgi s'org BUJANG" [Ihya Ulumuddin & Tuhfatul 'Arus hal. 20]
-------------------------------------------------------
Syaikh Hussain Muhammad Yusuf: "Hidup m'bujang adlah kehidupan yg kering & gersang, tdk mpy makna & tujuan. Kehidupan yg hampa dr berbagai keutamaan krn umumnya ditegakkan atas dasar egois & mementingkan diri sendiri serta ingin t'lepas dr tanggung jawab"
█ Tata cara p'nikahan dlm Islam
¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯
❶ Khitbah (meminang)
“Tdk dinikahi s'org janda kecuali dia minta & tdk dinikahi s'org gadis smpai dia m'ijinkan (sesuai kemauanny). Mrk b'tny “Ya Rasulullah, bgmn ijinnya ? Beliau m'jawab "jk dia diam". (HR Bukhori & Muslim)

catatan:
❍ dilarang s'org muslim meminang wanita yg sdg dipinang o/ org lain (Muttafaq 'alaihi)
❍ sunnah melht wajah yg akan dipinang (HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi No 1093 & Darimi)

❷ Aqad Nikah
Syarat & wajibny:
❍ Kedua mempelai saling suka
❍ Ada Ijab Qabul
❍ Ada Mahar
❍ Ada Wali
❍ Ada Saksi
Sunnah sebelum aqad nikah diadakan khutbatun nikah/khutbatul hajat

❸ Walimah 'ursy (pesta p'nikahan)
Hukumnya wajib & diusahakan sesederhana mungkin, mengundang orang² miskin. Rasulullah b'sabda jk m'gundang orang² kaya saja berarti makanany sejelek² makanan [HR. Muslim 4:154 & Baihaqi 7:262]
Boleh menabuh rebana (duff) utk m'hibur kedua m'pelai & jg sbg media publikasi


█ Kesalahan yg byk t'jadi
¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯
❶ Pacaran dulu
"Jgn sekali² s'org laki² b'sendirian dgn s'org wanita, melainkan wanita itu b'sama mahramny" [HR. Ahmad, Bukhari, & Muslim]

❷ Tukar Cincin
Tradisi tukar cincin adlah warisan org nasrani. Jk mrk menikah, lelakiny meletakkan cincin di jempol tangan kiri perempuany smbil b'kata: “Dgn nama tuhan bapa,” kmdn dipindah ke telunjuk sambil b'kata: “Tuhan anak” lalu dipindah ke jari tengah, smbil b'kata: “Ruh kudus” t'akhir ke jari manis smbil b'kata: “Amin” (Syaikh Al-Albani, Adab Az-Zifaf.

Ini tdk boleh ditiru krn sabda Rasulullah:
“Brgsiapa yg meniru kebiasaan suatu kaum mk dia adlah bagian dr kaum tsbt” (HR Abu Daud, Baihaqi, & Ibnu Abi Syaibah)

❸ Mahar t'lalu tinggi
Sebaik-baik mahar itu murah, mudah, & tdk m'persulit:
“Sebaik-baik mahar adlah mahar yg paling mudah (ringan).” (HR al-Hakim: 2692)

❹ M'ikuti upacara adat (yg b'tentangan syariat,pen)

❺ M'ucapkan ucapan selamat ala kaum jahiliyah, yakni kata² "birafa' wal banin" (semoga mempelai murah rezeki & byk anak) kpd kedua mempelai

Saat 'Aqil bin Abi Thalib menikah dgn s'org wanita Jasyam, tamu²nya m'gucapkan "birafa' wal banin", mk 'Aqil melarangny seraya b'kata : "Jgn kalian ucapkan itu krn Rasulullah melarangny" [HR Ibnu Abi Syaibah, Darimi 2:134, Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad 3:451]

Yang benar untuk diucapkan adalah:
"Baarakallahu laka wa baarakaa 'alaiyka wa jama'a baiynakumaa fii khoir" [HR Ahmad 2:38, Tirmidzi, Darimi 2:134, Hakim 2:183, Ibnu Majah & Baihaqi 7:148]

❻ Adanya Ikhtilath
Yakni b'campur laki² & wanita hingga tjdi pandang memandang, b'sentuhan, jabat tangan laki² & wanita. Islam m'haruskan mempelai laki² & wanita dipisah agar kesalahan² ini dpt dihindari

❼ Musik yg hingar bingar
“Niscaya kelak akan ada bbrp kaum dari sebagian umatku yg me'halalkan zina, sutra (bagi kaum laki-laki), khamr (miras dgn berbagai jenis & merkny), serta alat² musik” [HR. Bukhori no: 5268]. Hadits ini menunjukkan sejak semula hukum musik adlah haram.

Yg boleh saat walimahan adlah menabuh duff yaitu rebana murni (tanpa kepingan logam atau yg lain) bdsr dalil brikut:

“P'beda antara yg halal & yg haram adlah (tabuhan) duff & lantunan (syair²) saat (pesta) p'nikahan” [HR Ahmad, an-Nasa’i, Ibnu Majah & Tirmidzi, dihasankan oleh at-Tirmidzi]

sumber:
- http://www.almanhaj.or.id/content/173/slash/0
- http://konsultasisyariah.com/hukum-bertukar-cincin-tunangan
- http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fiqh-ibadah/mahar-dalam-pandangan-syariat/
- http://alghoyami.wordpress.com/2011/05/07/soal-jawab-adakah-musik-yang-dihalalkan-pada-saat-walimah/
- http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-tanya-ustadz/bagaimana-sebenarnya-hukum-musik/
 
 
Blog, Updated at: 6:55 PM

0 komentar:

Post a Comment

close