Feb 21, 2014

Fakta UAS


  • sebenarnya, tanpa ada UTS/UAS, dosen sudah mampu menentukan nilai akhir setiap mahasiswanya..
  • karena itu, saat mengoreksi hasil ujian, dosen tahu, jawaban mahasiswanya karena mencontek atau karena mikir sendiri..
  •  jika mahasiswanya tidak mampu menyelesaikan soal ujian dgn sempurna, biasanya dosen akan sedih krn gagal ‪#‎mengajari‬ mahasiswanya....,
  • tapi, dosen akan jauh lebih sedih, lagi jika tahu mahasiswanya memberi jawaban hasil contekan, sedih krn gagal ‪#‎mendidik‬ mahasiswanya
  • dosen dituntut mengajari dan mendidik mahasiswanya..
  • banyak hal, salah satunya mereka khawatir mahasiswa menganggap mencontek adalah hal biasa..., bahkan menjadi kebanggaan jika aksi mencontek tdk diketahui pengawas ujian...
  • akan seperti apa negeri ini, jika sarjana yg lulus menganggap bahwa mencontek adalah hal yg biasa selama tdk ketahuan....
  • untuk melanjutkan pendidikan S2, paling tinggi syarat IPK cuma 3.25..., itupun jarang, yg paling sering, kedewasaan mental ...
  • untuk memperoleh beasiswa "bergengsi", paling tinggi syarat IPK cuma 3.50.., itupun jarang, yg paling sering, motivasi belajar ...
  • untuk memperoleh pekerjaan "bergengsi", paling tinggi syarat IPK cuma 3.00.., itupun jarang, yg paling sering, integritas diri ...
  • jadi jangan korbankan modal utama setelah lulus: kedewasaan mental, motivasi belajar, dan integritas diri hanya untuk IPK yg hampir tidak lagi bermanfaat...
  • sumpah deh, orang pintar sudah sangat banyak, malah numpuk jadi pengangguran..., justru yg paling sedikit orang jujur...
  • kuliah buat ngumpulin ilmu bukan ngumpulin dosa mencontek
  • rejeki Allah yg ngasih, kalo mau dapat, ikutin aturan Allah..., insyaAllah berkah...
  • nilai akhir semester ini diumumkan pada saat yg bersamaan Ramadhan datang...., hati nurani diuji, mau tersenyum dgn nilai bagusmu atau ....
  • bertobatlah...

0 komentar:

Post a Comment