Dec 8, 2015

Cerita Menjelang Nikah: Mencari Kontrakan

"Iya Bu, insyaAllah saya jadi ngontrak di sini", jawabku pada si pemiliki rumah.

Hari itu masih pagi, saya ke Pogung mencari kontrakan yang rencananya akan saya tempati setelah menikah nanti. Alhamdulillah, setelah muter-muter, saya dapat rumah kecil sederhana, dan bersih. Letaknya strategis diantara 2 masjid.

Setelah melihat kondisi rumah dan memeriksa beberapa bagian, saya setuju akan tinggal di rumah itu selama 2 tahun.

"Oh ya Bu, nanti sy tinggal di sini 2 orang. InsyaAllah setelah menikah, saya sama istri akan tinggal di sini".

Oh.., adek baru mau nikah tho?

Iya Bu, insyaAllah bulan depan

Dapat orang mana Dek?

Orang sunda Bu, Majalengka.

Mesti cantik ya?

Kok tahu Bu?

Orang sana biasanya cantik Dek, he...

Tapi Bu, nanti istri saya cadaran. Gpp kan Bu kalo rumah Ibu ditempati org cadaran?

Gpp Dek..., emang kenapa?

Gpp Bu, cuma ngasih tahu Ibu aja..

Gpp Dek.., sebelum adek, yang ngontrak di sini juga orang cadaran. Orang Makassar, di sini kuliah S2, baru kemarin wisuda, terus balik lagi ke Makassar. Dia tinggal di sini sama adeknya. Orangnya baik, sama anak-anak juga akrab. Warga di sini senang..., istilahnya warga di sini sudah madani Dek, sudah paham yang seperti itu..

Iya Bu, alhamdulillah..,

Nanti istrinya kerja atau tinggal di rumah Dek?

Masih kuliah Bu, mahasiswa saya kok Bu. Sekarang lagi kkn..

Wualaa.., mahasiswanya sendiri tho?

He.., iya Bu..

Ya udah, selamat ya..., nanti kalo udah mau pindah ke sini, ketemu sama RT dulu ya. Bawa KTP sama surat nikahnya. Terus nanti sama warga, adek yg akrab ya..., ikut kegiatan warga, kerja bakti sama arisan. Biasanya ada undangannya.

Iya Bu, terima kasih ya Bu..
Share:

0 komentar:

Post a Comment